Cikeas - Penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif di Indonesia. Hal itu ditegaskan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid saat menghadiri Rapat Kerja LAK-PB MUI di Cikeas, Jumat (01/05/2026).
Dalam arahannya, Nusron Wahid menyampaikan bahwa sistem penanggulangan bencana tidak hanya membutuhkan perencanaan yang baik, tetapi juga implementasi yang kuat dan dukungan pendanaan yang memadai. Menurutnya, seluruh komponen tersebut harus saling mendukung agar proses penanganan dapat berjalan cepat dan efisien.
Ia menambahkan, Indonesia sebagai negara yang rawan bencana memerlukan sistem yang tangguh dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi langkah strategis agar setiap petugas dan pemangku kepentingan mampu merespons situasi dengan cepat dan tepat.
Nusron Wahid juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam setiap tahapan penanggulangan bencana. Dengan kerja sama yang solid, pemerintah optimistis sistem kebencanaan nasional akan semakin kuat dan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
Forum Rapat Kerja LAK-PB MUI tersebut diharapkan menjadi wadah penguatan komitmen bersama dalam membangun ketahanan nasional terhadap berbagai ancaman bencana di masa mendatang.(*)
