Pemulihan Mata Pencaharian PKK Terdampak Bencana di Desa Matang Cincin

Aceh Tamiang – Upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan. Salah satunya dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemulihan mata pencaharian anggota PKK terdampak bencana di Desa Matang Cincin, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, pada 7 Maret 2026.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Fiddini Alham, S.P., M.Si, serta didanai oleh Universitas Samudra. sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam membantu masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi setelah mengalami dampak bencana.

Program pengabdian ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga, terutama bagi para ibu yang sebelumnya memiliki usaha kecil berbasis rumah tangga, seperti usaha kuliner dan pengolahan makanan. Banyak di antara mereka mengalami kesulitan melanjutkan usaha karena peralatan yang rusak atau hilang akibat bencana.

Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memberikan bantuan peralatan usaha berupa kompor gas, selang gas, dan tabung gas kepada anggota PKK yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para ibu kembali menjalankan usaha rumahan mereka, khususnya usaha yang berkaitan dengan produksi makanan dan jajanan.

Menurut Fiddini Alham, pemulihan ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dari proses rehabilitasi pascabencana. “Tidak hanya infrastruktur yang perlu diperbaiki, tetapi juga sumber mata pencaharian masyarakat. Melalui bantuan peralatan usaha ini, kami berharap para ibu PKK dapat kembali produktif dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Selain penyerahan bantuan peralatan, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan motivasi usaha bagi para peserta. Dalam sesi tersebut, para ibu PKK diajak berdiskusi mengenai peluang usaha rumahan, pengelolaan usaha kecil, serta pentingnya kerja sama kelompok untuk memperkuat ekonomi keluarga.

Antusiasme terlihat dari para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bagi sebagian besar ibu PKK, bantuan peralatan memasak tersebut sangat berarti karena dapat langsung digunakan untuk melanjutkan usaha yang sempat terhenti.

Aparatur desa dan masyarakat setempat juga menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap program pemberdayaan ekonomi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu membantu masyarakat bangkit secara bertahap dari dampak bencana yang terjadi.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan kelompok PKK di Desa Matang Cincin dapat kembali aktif menjalankan usaha produktif dan menjadi penggerak ekonomi keluarga di tingkat desa. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata dalam proses pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama